Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nasional

Focus Group Discussion (FGD) on Green Investment in Renewable Energy Portfolio

PETUAH IPB held a Focus Group Discussion (FGD) on Green Investment in Renewable Energy Portofolio on April 1, 2017 from 09.30 am untill 12.30 pm in InterCAFE meeting room, IPB Baranangsiang Campus. The objective of this event  is to understand the state of the arts in green investment, a Focus Group Discussion (FGD) on “Green Investment in Renewable Energy (RE) Portfolio : Sustainable Biomass Energy”.

Anak Kapuas Peduli Gambut

Pagi itu ada yang berbeda di SD Negeri 4 Selat Hilir. Dua kelas yang biasanya ditempati belajar oleh anak-anak kelas tiga disulap menjadi aula. Lantainya terbuat dari papan kayu. Anak-anak wajib melepas sepatu saat akan masuk ke dalam. Bangunannya agak lebih tinggi di atas tanah karena didirikan di atas lahan gambut. Saat sore hari, angin berhembus membawa bau khas pohon karet. Beruntung saat pagi hari bau khas karet belum tercium sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang.

 

Palangka Raya kotaku, kota Gambut

 

“Aku adalah anak sekolah,

Selalu riang serta gembira.

Karena aku rajin belajar,

Tak pernah malas ataupun lelah,”

 

Penjaga Gambut Masa Depan dari Kubu Raya

Minggir dong
Minggir dong
Minggir dong!

Pendekar Gambut mau lewat
Gambut milik semua
Yang harus kita jaga

Minggir dong
Minggir dong
Minggir dong!

Penyelamat Gambut Cilik dari Pelalawan

Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau memiliki luas 1.240.413,95 Ha dengan wilayah dataran rendah pada umumnya merupakan dataran rawa gambut, dataran aluvium sungai dengan daerah dataran banjirnya. Dataran ini dibentuk oleh endapan aluvium muda dan aluvium tua terdiri dari endapan pasar, danau, lempung, sisa tumbuhan dan gambut. Provinsi Riau, ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas restorasi gambut oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) setelah kebakaran lahan dan hutan melahap seluas 174.000 Ha pada tahun 2015 lalu.

Pemanfaatan dan Pelestarian Gambut di Indonesia

Tahun 2015, bencana kebakaran hutan besar melanda Indonesia. Diprediksi sekitar 2,3 juta hektar lahan terbakar, sebagian besarnya adalah lahan gambut. Kerugian diperkirakan mencapai USD 16M. Selama berminggu-minggu, kegiatan ekonomi di beberapa daerah nyaris terhenti. Bandara tidak beroperasi, sekolah ditutup, pasar tidak berfungsi, kegiatan warga terhenti. Semua karena kabut asap akibat kebakaran hutan tersebut. Wabah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjangkiti ribuan orang, beberapa malah meregang nyawa.

Membincangkan Lahan Gambut di Green News Café

“Selama ini mungkin paradigma teman-teman wartawan adalah ‘bad news is a good news’, nah bagaimana kalau hari ini kita ubah menjadi ‘good news is a good news’,” kata Luna Vidya yang pagi itu bertindak sebagai moderator.

Senin 13 Maret 2017, bertempat di Café Tjikini Lima Jln. Cikini 1 No.5, Jakarta Pusat, puluhan wartawan dari berbagai media cetak, media online dan radio berkumpul dalam gelaran acara Green News Café yang mengambil tema: Pengelolaan dan Pelestarian Lahan Gambut di Indonesia.

Restorasi lahan gambut, BRG gandeng ormas

"Restorasi lahan gambut di seribu desa sudah bisa dilaksanakan pada 2020"

JAKARTA, Indonesia — Deputi Badan Restorasi Gambut BRG Myrna Safitri mengatakan pihaknya tengah gencar mengajak tokoh masyarakat untuk ikut melestarikan lahan di Indonesia.

“Kami rajin menyambangi sosok-sosok yang dapat membangun opini layaknya organisasi masyarakat (Ormas) untuk ikut peduli,” kata Myrna dalam sebuah acara di Green News Cafe, Cikini, Jakarta, Senin 13 Maret 2017.

Halaman