Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nasional

Penyelamat Gambut Cilik dari Pelalawan

Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau memiliki luas 1.240.413,95 Ha dengan wilayah dataran rendah pada umumnya merupakan dataran rawa gambut, dataran aluvium sungai dengan daerah dataran banjirnya. Dataran ini dibentuk oleh endapan aluvium muda dan aluvium tua terdiri dari endapan pasar, danau, lempung, sisa tumbuhan dan gambut. Provinsi Riau, ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas restorasi gambut oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) setelah kebakaran lahan dan hutan melahap seluas 174.000 Ha pada tahun 2015 lalu.

Pemanfaatan dan Pelestarian Gambut di Indonesia

Tahun 2015, bencana kebakaran hutan besar melanda Indonesia. Diprediksi sekitar 2,3 juta hektar lahan terbakar, sebagian besarnya adalah lahan gambut. Kerugian diperkirakan mencapai USD 16M. Selama berminggu-minggu, kegiatan ekonomi di beberapa daerah nyaris terhenti. Bandara tidak beroperasi, sekolah ditutup, pasar tidak berfungsi, kegiatan warga terhenti. Semua karena kabut asap akibat kebakaran hutan tersebut. Wabah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjangkiti ribuan orang, beberapa malah meregang nyawa.

Membincangkan Lahan Gambut di Green News Café

“Selama ini mungkin paradigma teman-teman wartawan adalah ‘bad news is a good news’, nah bagaimana kalau hari ini kita ubah menjadi ‘good news is a good news’,” kata Luna Vidya yang pagi itu bertindak sebagai moderator.

Senin 13 Maret 2017, bertempat di Café Tjikini Lima Jln. Cikini 1 No.5, Jakarta Pusat, puluhan wartawan dari berbagai media cetak, media online dan radio berkumpul dalam gelaran acara Green News Café yang mengambil tema: Pengelolaan dan Pelestarian Lahan Gambut di Indonesia.

Restorasi lahan gambut, BRG gandeng ormas

"Restorasi lahan gambut di seribu desa sudah bisa dilaksanakan pada 2020"

JAKARTA, Indonesia — Deputi Badan Restorasi Gambut BRG Myrna Safitri mengatakan pihaknya tengah gencar mengajak tokoh masyarakat untuk ikut melestarikan lahan di Indonesia.

“Kami rajin menyambangi sosok-sosok yang dapat membangun opini layaknya organisasi masyarakat (Ormas) untuk ikut peduli,” kata Myrna dalam sebuah acara di Green News Cafe, Cikini, Jakarta, Senin 13 Maret 2017.

PETUAH Rekomendasi Proses Restorasi Lahan Gambut

Oleh : Fadly Zikri | Senin, 13 Maret 2017 | 15:25 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Konsorsiun Perguruan Tinggi Untuk Indonesia Hijau (Petuah) Rujito memberikan rekomendasi kegiatan revegitasi dalam proses restorasi lahan gambut.

"Kegiatan restorasi lahan gambut berbasis revegetasi harus memperhatikan kondisi ekosistem yang ada pada saat ini terkait dengan vegetasi, lahan dan air," kata perwakilan Petuah dari Universitas Sriwijaya, Rujito Agus Suwignyo, dalam diskusi Green News Cafe, di Cikini Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

BRG siapkan patokan dana restorasi per desa

Selasa, 14 Maret 2017 09:05 WIB
Pewarta: Virna P Setyorini

Jakarta (ANTARA News) - Badan Restorasi Gambut (BRG) sedang menyiapkan patokan besaran dana yang dibutuhkan untuk melakukan restorasi gambut di satu desa.

"Kami sedang coba hitung per desa, habis dana berapa untuk melaksanakan restorasi. Ini supaya dana yang telah disalurkan juga tidak sia-sia, dan ini juga bisa jadi benchmark (patokan) untuk donor yang hendak melakukan restorasi gambut," kata Deputi III BRG Myrna A Safitri di Jakarta, Selasa.

BRG Siapkan Pagu Dana Restorasi Setiap Desa

Selasa, 14 March 2017 08:49 WIB  Penulis: Antara

BADAN Restorasi Gambut (BRG) sedang menyiapkan patokan besaran dana yang dibutuhkan untuk melakukan restorasi gambut di setiap (satu) desa.

"Kami sedang coba hitung per desa, habis dana berapa untuk melaksanakan restorasi. Ini supaya dana yang telah disalurkan juga tidak sia-sia, dan ini juga bisa jadi 'benchmark' untuk donor yang hendak melakukan restorasi gambut," kata Deputi III BRG Myrna A Safitri di Jakarta, Selasa (14/3).

BRG Akan Gunakan Indikator Desa Pantau Lahan Gambut

Selasa, 14 Maret 2017 01:14 WIB

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Badan Restorasi Gambut (BRG) menggunakan status desa sebagai salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan restorasi lahan gambut pada tujuh provinsi.

Halaman