Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nasional

BRG Rampungkan Pemetaan di Empat Kabupaten Prioritas

Badan Restorasi Gambut (BRG) telah merampungkan pemetaan lapangan dengan menggunakan sinar laser atau LiDAR (light, detection, and ranging) pada kabupaten prioritas. Peta yang terbagi dalam foto udara, tutupan lahan dan digital elevasi model ini pun mencakup lima kesatuan hidrologis gambut (KHG) seluas 718.000 hektar.

Penting, Restorasi Lahan Gambut

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Restorasi Gambut (BRG) menggunakan status desa sebagai salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan restorasi lahan gambut pada tujuh provinsi.

Deputi III BRG Myrna A Safitri mengatakan, terdapat sekitar seribuan desa pada tujuh provinsi yang terletak di lahan gambut perlu direstorasi. Jika menggunakan 'baseline' dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kebanyakan berstatus desa tertinggal dan sangat tertinggal,"

Jejak Karbon

Setiap aktivitas manusia selalu memberikan pengaruh terhadap lingkungan, salah satu diantaranya adalah aktivitas tersebut memberikan sumbangan emisi gas rumah kaca, secara langsung (seperti membakar sampah) maupun tidak langsung (seperti menggunakan listrik dari PLTU). Gas rumah kaca yang diemisikan inilah yang kemudian menyebabkan panas yang masuk ke bumi menjadi terperangkap di atmosfer bumi sehingga menyebabkan terjadinya pemanasan global. Banyaknya emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia inilah yang disebut sebagai jejak karbon (carbon footprint).

Biogas untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Gas rumah kaca merupakan salah satu sumber utama penyebab pemanasan global yang dapat berakibat pada perubahan iklim. Dunia saat ini sedang melakukan berbagai upaya yang dapat dilakukan mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak yang diakibatkan terhadap lingkungan. Salah satu upaya tersebut adalah melalui mekanisme pembangunan bersih (clean development mechanism), yaitu mekanisme pembangunan di negara-negara berkembang yang berbasis pembangunan ramah lingkungan.

Bersusah Payah Membuat Peta untuk Membangun Desa

Haji Artim Yahya memperlihatkan peta berskala 1:2.500. Ada coretan perbaikan di beberapa titik, karena peta yang ia tunjukkan masih berupa rancangan. Ada batas lahan yang digarap masing-masing petani, berikut nama-nama petaninya.

"Ketika sudah naik ke hutan untuk menentukan titik koordinat batas lahan garapan, ternyata petaninya tidak ada di lokasi, sehingga harus ke kampung mencari petaninya," ujar Artim menceritakan suka-duka pembuatan peta partisipatif ini kepada Republika.co.id, Senin (26/12).

MCA-Indonesia Dukung Komitmen Pembangunan Rendah Karbon

Millennium Challenge Action-Indonesia (MCA-Indonesia) mendukung komitmen pemerintah Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca 29 persen pada 2030 dengan memfasilitasi pengumpulan, penerapan, dan penyebaran pengetahuan terkait strategi pembangunan rendah karbon.

Pengetahuan Hijau Indonesia Yang Lebih Lestari Mulai Disebarkan

Publik-News.com – Indonesia telah bertekad mencapai masa depan yang lebih lestari dengan berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada 2030. Melalui Kegiatan Pengetahuan Hijau, Proyek Kemakmuran Hijau Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) mendukung komitmen tersebut dengan memfasilitasi pengumpulan, penerapan, dan penyebaran pengetahuan terkait strategi pembangunan rendah karbon. Green Prosperity Knowledge Fair pada 13-14 Desember 2016 adalah salah satu wujud kegiatan tersebut.

MCA-Indonesia Supports Low-Carbon Development Commitment

Jakarta, (Antara) - Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia) has expressed support for the government's commitment to reducing greenhouse gas emissions to 29 percent by 2030 by facilitating the collection, application, and dissemination of knowledge related to low-carbon development strategies.

MCA-Indonesia Executive Director Bonaria Siahaan remarked here on Tuesday that one manifestation of their support was the organization of the Green Prosperity Knowledge Fair 2016.

Halaman