Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nasional

Bersusah Payah Membuat Peta untuk Membangun Desa

Haji Artim Yahya memperlihatkan peta berskala 1:2.500. Ada coretan perbaikan di beberapa titik, karena peta yang ia tunjukkan masih berupa rancangan. Ada batas lahan yang digarap masing-masing petani, berikut nama-nama petaninya.

"Ketika sudah naik ke hutan untuk menentukan titik koordinat batas lahan garapan, ternyata petaninya tidak ada di lokasi, sehingga harus ke kampung mencari petaninya," ujar Artim menceritakan suka-duka pembuatan peta partisipatif ini kepada Republika.co.id, Senin (26/12).

MCA-Indonesia Dukung Komitmen Pembangunan Rendah Karbon

Millennium Challenge Action-Indonesia (MCA-Indonesia) mendukung komitmen pemerintah Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca 29 persen pada 2030 dengan memfasilitasi pengumpulan, penerapan, dan penyebaran pengetahuan terkait strategi pembangunan rendah karbon.

Pengetahuan Hijau Indonesia Yang Lebih Lestari Mulai Disebarkan

Publik-News.com – Indonesia telah bertekad mencapai masa depan yang lebih lestari dengan berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada 2030. Melalui Kegiatan Pengetahuan Hijau, Proyek Kemakmuran Hijau Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) mendukung komitmen tersebut dengan memfasilitasi pengumpulan, penerapan, dan penyebaran pengetahuan terkait strategi pembangunan rendah karbon. Green Prosperity Knowledge Fair pada 13-14 Desember 2016 adalah salah satu wujud kegiatan tersebut.

MCA-Indonesia Supports Low-Carbon Development Commitment

Jakarta, (Antara) - Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia) has expressed support for the government's commitment to reducing greenhouse gas emissions to 29 percent by 2030 by facilitating the collection, application, and dissemination of knowledge related to low-carbon development strategies.

MCA-Indonesia Executive Director Bonaria Siahaan remarked here on Tuesday that one manifestation of their support was the organization of the Green Prosperity Knowledge Fair 2016.

Green Prosperity Knowledge Fair 2016; Gerbang Pertukaran Pengetahuan

“Warna-warni kita menjadi satu”

 

Potongan lirik dari lagu Busur Hujan milik band Navicula itu seolah menjadi resume dari dua hari gelaran Green Prosperity Knowledge Fair 2016. Potongan lirik itu bahkan disitir oleh Poppy Ismalina, Associate Director Pengetahuan Hijau, MCA-Indonesia dalam pidato penutupannya. Warna-warni yang beragam menjadi satu dalam gelaran Green Prosperity Knowledge Fair 2016 yang digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta selama dua hari (13-14 Desember 2016).

 

PLTBG Rantau Sakti; Limbah Berbahaya Yang Jadi Cahaya

Bangunan itu memang terlihat mencolok. Berada di antara pepohonan sawit, di atas lahan yang luasnya hampir dua hektar. Agak di belakang, sebuah benda hitam membumbung tinggi seperti bukit. Tingginya sekira 10 meter dari tanah, lebarnya  80 m x   90 m, berbentuk trapesium dengan kapasitas 39.000 m3 yang tentu saja sangat menarik perhatian. Bangunan itu adalah reaktor atau pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) Rantau Sakti yang terletak di Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

CoE Maturity Level Assessment dalam Joint Coordinating Committee (JCC)#5 Meeting

Bogor – Konsorsium Green Knowledge (GK) Perguruan Tinggi untuk Indonesia Hijau “PETUAH” MCA-Indonesia telah melaksanakan agenda kelima dari Joint Coordinating Committe (JCC) Meeting dalam rangka Lokakarya Kesiapan dan Penilaian TIngkat Kematangan CoE pada tanggal 21-22 Oktober 2016 bertempat di Arnava Hotel Bogor Valley, Bogor

Dana Desa untuk Sediakan Listrik

JAKARTA, KOMPAS — Pembangunan infrastruktur pembangkit tenaga listrik berskala kecil di daerah tertinggal sering terkendala oleh ketersediaan sumber energi yang belum konsisten. Melalui dana desa, pemerintah daerah dapat mengajukan alokasi modal untuk membangun ketersediaan energi secara berkelanjutan.

Halaman