Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nasional

KNOWLEDGE ACQUIRING KEGIATAN RENDAH EMISI KE D.I YOGYAKARTA DAN JAWA TENGAH

Untuk lebih memahami dalam konteks implementasi konsep LEDS di wilayah pesisir, Blue Carbon Consortium sebagai penerima hibah Aktivitas Pengetahuan Hijau – Proyek Kemakuran Hijau MCA – Indonesia melaksanakan program Pengelolaan Pengetahuan mengenai Tata Kelola Wilayah Pesisir Rendah Emisi di Nusa Tenggara Barat dan Timur yang berfokus pada penguatan perencanaan pembangunan rendah emisi di wilayah pesisir serta penyebarluasan pengetahuan pengelolaan sumberdaya pesisir yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Perumusan Indikator Penganggaran Hijau di Indonesia pada Tingkat Daerah

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) sebagai salah satu penerima hibah Aktifitas Pengetahuan Hijau – Proyek Kemakmuran Hijau MCA – Indonesia. LPEM FEB UI melakukan studi mengenai "Mendukung dan Mempertahankan Perencanaan Mitigasi Karbon Indonesia melalui Penganggaran Hijau: Memperluas Pengetahuan dan Implementasi di Pemerintah Tingkat Daerah". Pemerintah daerah perlu melembagakan pemikiran ramah lingkungan (green thinking) di ruang fiskal yang ada yaitu dalam proses APBD tahunan.

OPTIMISME PENCAPAIAN TARGET ENERGI BARU TERBARUKAN (EBT)

Ketergantungan terhadap energi fosil sampai saat ini masih cukup tinggi. Pada tahun 2013 bauran energi terdiri dari 46,08% minyak; 30,90% batubara; 18,26% gas dan 4,7% energi baru terbarukan. Pemakaian BBM yaitu, minyak solar, dan avtur masih tinggi. Namun sesuai dengan PP nomor 79 tahun 2014 tentang KEN, tujuan dan sasaran pemanfaatan energi adalah pemanfaatan secara efisien dan efektif bagi penciptaan lapangan kerja, juga sebagai modal pembangunan guna sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Bali Siap Kurangi Emisi Karbon Dioksida

DENPASAR, KOMPAS — Provinsi Bali bersiap menurunkan emisi karbon dioksida dari sejumlah sektor. Bali juga akan dijadikan proyek percontohan pembangunan rendah karbon, salah satu unsur pembentuk gas rumah kaca penyebab pemanasan global.

Workplan Workshop GK PETUAH MCA-Indonesia

Jakarta – PETUAH MCA-Indonesia adalah Konsorsium Pengetahuan Hijau yang terdiri atas tujuh Pusat Unggulan (Center of Excellences/CoE) dan bertujuan mengumpulkan pengetahuan serta praktik terbaik yang berkaitan dengan kebutuhan lokal dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Seminar Nasional dan Lokakarya Nasional Management Information System di tingkat Kabupaten/Provinsi

Pemerintah Indonesia melalui amanat Undang Undang wajib mengelola bumi, air, dan kandungan yang ada di dalamnya sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat. Namun di sisi lain pengelolaan untuk kemakmuran masyarakat juga harus tetap menjaga kelestarian alamnya. Pengelolaan kekayaan bumi, air, dan kandungannya saat ini dilaksanakan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah pusat, dan daerah harus mengelola sumber daya yang dimiliki dengan baik, akuntabel, dan transparan.

TPA Semarang Bisa Hasilkan Listrik 1,2 Megawatt

SEMARANG, KOMPAS — Potensi gas metana atau CH4 di tempat pembuangan akhir sampah Jatibarang di Kota Semarang, Jawa Tengah, akan digunakan untuk menggerakkan pembangkit listrik dan menghasilkan listrik 1,2 megawatt. Namun, pembangkit listrik ini belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan sampah karena sampah masih menumpuk di TPA.

Semarang merupakan salah satu dari tujuh kota yang ditunjuk sebagai percontohan pengelolaan sampah tenaga listrik. Daerah lain adalah DKI Jakarta, Bandung, Tangerang, Surabaya, Solo dan Makassar.

Perdes Keanekaragaman Hayati Sebagai Wujud Komitmen Bersama Warga Desa Aik Bual

Desa Aik Bual merupakan kawasan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai)  Renggung yang memiliki potensi strategis karena sebagian dari wilayah desa memiliki kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan masyarakat, memiliki keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna yang cukup tinggi, adanya sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Namun demikian, ada beberapa permasalahan yang mulai dirasakan oleh masyarakat Desa Aik Bual, yang jika tidak ditangani secara cepat dan serius akan berpotensi menjadi permasalahan krusial dalam jangka waktu yang panjang.

Halaman