Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nusa Tenggara Timur

Pelatihan Fermentasi Biji Kakao



Pada Jumat 12 Mei 2017 lalu, Konsorsium Wee Padalu melakukan Pelatihan fermentasi biji kakao di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur – Sumba Barat Daya. Pelatihan ini melibatkan 34 petani kakao dari 9 kelompok tani kakao di 8 desa di kecamatan Wewewa Tengah dan Wewewa Timur dan bertempat di rumah Bapak Dominggus Umbu Togola yang akrab disapa Bapak Indra. Sebelumnya tempat ini juga merupakan lokasi yang sama dengan lokasi kegiatan sekolah lapang yang berlangsung selama enam minggu dimulai dari bulan Maret 2017 dan berakhir bulan April 2017 yang lalu.

Belajar Strategi Adaptasi Perubahan Iklim dari Pulau Sumba



Indonesia bangga sebagai salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, keanekaragaman bahari yang kaya, dan produktifi tas sektor pertanian dan perikanan yang tinggi. Akan tetapi kekayaan alam ini sedang menghadapi resiko akibat naiknya muka air laut, banjir, kekeringan, dan tanah longsor – yang diperkirakan merupakan dampak yang merusak dari perubahan iklim global. Perubahan iklim utamanya akan berdampak pada masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dan mereka yang menggantungkan hidupnya pada pertanian dan perikanan yang peka iklim.

Perempuan Petani dan Perjuangan Yang Tak Pernah Usai



Salah satu penerima hibah pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat/  window 2 dari Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) yang mulai bekerja di Pulau Sumba sejak bulan Juli 2016, adalah Konsorsium Pembangunan Berkelanjutan Nusa Tenggara Timur (KPB NTT) yang dikoordinator oleh CIS Timor dan beranggotakan 9 lembaga yaitu Yayasan Wali Ati(Yasalti), Yayasan Harapan Sumba (YHS), Satu Visi, Koppesda, Pakta, Pelita Sumba, Waimaringi dan Bengkel Appek.

Workshop Penulisan Baseline dan Verifikasi Data



Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) adalah organisasi massa berbasis pada anggota kelompok kepentingan. Keanggotaan berbasis kelompok kepentingan dan perempuan petani dengan jumlah 5.12 orang dari 41.000 anggota yang tersebar di 18 propinsi. Di propinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT) KPI ada dan telah membentuk kepengurusan dari Balai Perempuan di level desa / kelurahan dan cabang di level kabupaten, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Flores Timur, Sikka, Ngada, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Perencanaan Bisnis dan Jaringan Pemasaran untuk kehidupan Petani Kakao yang Bermartabat



Konsorsium Wee Padalu, salah satu penerima hibah dari Millenium Challenge Account Indonesia (MCA-Indonesia) untuk  Jendela 2 Hibah Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat yang bekerja sejak bulan Juli 2016 di sekitar 30 desa untuk 36 kelompok petani kakao di Sumba Barat Daya.

Perempuan dan Kesempatan untuk Melangkah Maju



Konsorsium Pembangunan Berkelanjutan NTT yang dikoordinator oleh CIS Timor dan beranggotakan 9 lembaga yaitu Yayasan Wali Ati (Yasalti), Yayasan Harapan Sumba (YHS), Satu Visi, Koppesda, Pakta, Pelita Sumba, Waimaringi dan Bengkel Appek merupakan salah satu penerima hibah pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat/ Window 2 dari Millenium Challenge Account (MCA) Indonesia dan mulai beraktivitas di Pulau Sumba sejak bulan Juli 2016 dengan sasaran aktivitas di 30 desa di 4 kabupaten di pulau Sumba.

Pemimpin dan Pengawal Mimpi Besar Petani Kakao di Sumba



Sejak tanggal 10-12 April 2017 Kegiatan Semiloka Kepemimpinan Kader Tani Kakao Yang Berdaya, Bermartabat, Bertenaga, Dan Berdaulat dilakukan di Aula Hotel Sumba Sejatera – Sumba Barat Daya, NTT. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Konsorsium Wee Padalu yang merupakan salah satu penerima hibah dari Millenium Challenge Account (MCA) Indonesia untuk  Jendela 2 Hibah Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat yang bekerja sejak bulan Juli 2016.

Mengawetkan Mimpi Petani Garam Dengan Tungku Sehat Hemat Energi



Kabupaten Sumba Tengah merupakan salah satu Kabupaten yang dianugerahi dengan wilayah darat dan wilayah Laut, dimana luas daratnya sebesar  670.245 km2 serta luas laut bagian utara 357,97 km2 dan luas laut bagian selatan 312,27 km2 dengan garis pantai bagian Utara mencapai 55,62 km2 dan bagian selatan mencapai 48,52 km2 atau garis pantai keseluruhannya mencapai 104,14 km2 merupakan potensi untuk dikelola, dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Halaman