Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nusa Tenggara Timur

Pelatihan Silvikultur dan Bank Pohon Untuk Wilayah DAS Kambaniru



Degradasi lingkungan yang menyebabkan tutupan hutan pada kawasan DAS (Daerah Aliran Sungai) berkurang drastis, sesuai gambaran kondisi fisik diatas hanya tersisa 6,5%. Kondisi ini disebabkan oleh terbatasnya kapasitas masyarakat dalam pengeloaan dan pemanfaatan sumber daya lahan dan hutan. Sistem peternakan lepas, lahan berpindah serta praktek pembakaran savana pada musim kemarau serta pengambilan kayu yang tidak diimbangi dengan penanaman kembali semakin mempercepat laju degradasi lingkungan.

Kelas Magang Tenun Ikat di Desa Lambanapu, Sumba Timur



Delapan orang gadis remaja nampak asyik bercanda di dekat saung milik kelompok tenun Paluanda Lama Hamu  di Praikundu Desa Lambanapu, Sumba Timur. Sore itu angin bertiup cukup kencang namun tidak menyurutkan niat mereka untuk berkumpul.

Ekowisata: Pendekatan Konservasi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat



Sebuah gapura besar bertuliskan “Selamat Datang di Desa Wainyapu” menyambut kami. Sejauh mata menandang atap-atap rumah adat Sumba menjulang tinggi menantang langit yang terus-menerus menurunkan hujan. Desa Wainyapu adalah salah satu desa di Kecamatan Kodi Balaghar – Sumba Barat Daya. Desa ini terpilih sebagai salah satu lokasi program Konsorsium Karbon Biru (Blue Carbon Consortium/ BCC) untuk ekowisata.

Kilau GADING Dari Tanah Sumba



Suasana dingin langsung terasa begitu kami tiba di Desa Pogo Tena Kecamatan Laura, Sumba Barat Daya. Hari itu, Rabu 1 Februari 2017 hujan baru saja mengguyur hampir seluruh kota Waitabula namun tidak menyurutkan niat kami untuk bertemu dengan Bapak Lukas Dendo Ngara yang merupakan salah satu mitra dalam program GADING yang dilaksanakan oleh Yayasan Rumah Energi (YRE), anggota Konsorsium Hivos, salah satu penerima hibah Pengetahuan Hijau dalam proyek Kemakmuran Hijau dukungan Millenium Challenge Account - Indonesia (MCA Indonesia).

Sinergi Yang Menjaga Spirit Pemberdayaan



“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari cara kami memantau perkembangan proyek Kemakmuran Hijau di Pulau Sumba.

14 Hari Membelah Bukit untuk Menerangi Desa



REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Wartawan Republika, Priyantono Oemar

Masyarakat memberdayakan diri untuk menciptakan kemakmuran hijau bersama organisasi masyarakat sipil dan pemerintah. Mereka berorganisasi bahu-membahu untuk bisa berdaya secara ekonomi sekaligus menyelamatkan lingkungan. Berikut catatan wartawan Republika, Priyantono Oemar, tentang upaya komunitas bersama dengan organisasi masyarakat sipil dan pemerintah mengentaskan kemiskinan.

Penyusunan Business Plan CoE ALRIC untuk Keberlanjutan



Untuk mendorong pengembangan Pola Ilmiah Pokok Lahan Kering Kepulauan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, pada tahun 2014 telah didirikan UPT Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering kepulauan (UPT LLT – LKK) sesuai Keputusan Rektor Undana. Laboratorium Lapangan ini kemudian di integrasikan dengan Pusat Unggulan Ipteks Lahan Kering Kepulauan sesuai keputusan Rektor Undana tahun 2015.

Pelatihan Intensifikasi Ternak dan Tehnik Budidaya Rendah Emisi



Pulau Sumba merupakan salah satu gugusan pulau di wilayah Nusa Tenggara Timur dan memiliki 130 buah daerah aliran sungai (DAS) dengan total jumlah penduduk sebanyak 760.466 jiwa dan sekitar 165.882 jiwa atau 22% penduduk bermukim di 3 wilayah DAS/ Sub DAS yakni Kambaniru untuk wilayah Kabupaten Sumba Timur, Karendi untuk wilayah Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Barat serta Mangamba Katewel untuk wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Halaman