Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nusa Tenggara Timur

Sulis Setiawati Seda, Mama Penerang Pulau Sumba



TEMPO.CO, Jakarta - Perbincangan dengan Imelda Sulis Setiawati Seda, 46 tahun, pada Selasa malam, 20 Desember 2016, menggambarkan buruknya infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Malam itu listrik telah padam selama tiga jam. Karena minimnya penerangan dan udara terasa gerah, Sulis terpaksa keluar rumah untuk menerima panggilan telepon dari Tempo.  “Saya sekarang bicara berdiri di bawah langit,” kata dia di ujung telepon.

Pelatihan Intensifikasi Ternak dan Teknik Budidaya Rendah Emisi



TAMBOLAKA, TIMEX – Ternak babi bagi orang Sumba merupakan ternak yang sangat penting dalam setiap urusan adat maupun momen-momen lain. Karenanya, tanpa babi, orang Sumba tak bermartabat.

Demikian pernyataan motivator Zet Malelak dihadapan puluhan peserta pelatihan intensifikasi ternak dan teknik budidaya rendah emisi yang digelar konsorsium pembangunan berkelanjutan NTT di aula hotel Sinar Tambolaka, Senin (23/1) siang.

Mewariskan dan Melestarikan Sejarah Tenun Ikat Bagi Anak Cucu Lewat Buku



Buku adalah pengusung peradaban. Tanpa buku sejarah diam, sastra bungkam, sains lumpuh, pemikiran macet. Buku adalah mesin perubahan, jendela dunia, “mercu suar” seperti kata seorang penyair, “yang dipancangkan di samudera waktu”. [Barbara Tuchman, 1989]

Lokakarya: Uji Coba Sistem Informasi Berbasis Spasial



Participatory Mapping and Planning (PMaP) merupakan salah satu kegiatan dari komponen Participatory Land Use Planning (PLUP) yang digagas oleh MCA-Indonesia berdasarkan amanat dari program kerjasama bilateral antara pemerintan Republik Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat melalui progam Compact Agreement untuk mengelola dana hibah sebesar $600 juta.

Pemerintah Galakkan Investasi Pengembangan EBT di Sumba



Warta Ekonomi, Jakarta — Lima tahun pasca peluncuran Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis Energi Terbarukan, ketahanan energi Pulau Sumba membaik.

Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan rasio elektirifkasi, peningkatan instalasi pembangkit, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pesan penting dari Sumba untuk Dunia di COP 22



“Kalau ingin melihat bagaimana praktek 100% energi terbarukan dilaksanakan di lapangan, silahkan tengok sendiri di desa saya di Sumba. Semua yang di hadir sini hari ini boleh datang.”, ujar Umbu Janji. Tawaran ini disambut dengan tawa dan tepuk tangan oleh para peserta konferensi tingkat tinggi internasional 100% Renewable Energy for 1.5 Degree, di COP 22 di Maroko, minggu lalu.

Memotret Ragam Pengetahuan Dari Lapangan



Sekilas suasana siang itu seperti sedang dalam sakramen Perjamuan Kudus yang dilaksanakan di gereja. Ada cawan kecil yang diedarkan keseisi ruangan dan masing-masing orang meminum dari cawan yang sama. Ekspresi berberda-beda terpancar dari wajah setiap orang yang menikmatinya.

Menjaga Asa menuju Sumba Terang



Walau berpenduduk hanya 685 ribu jiwa berdasarkan sensus tahun 2010 atau sekitar 0,2 persen dari total populasi Indonesia, Pemerintah Indonesia menjadikan Sumba sebagai contoh pemanfaatan energi baru terbarukan bagi Indonesia. Saat ini, penduduk sumba yang terjangkau listrik sebesar 42%. Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan berbagai lembaga internasional berambisi untuk memberi fasilitas listrik ke seluruh penduduk Sumba dengan 100% bersumber dari pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di tahun 2025, sekitar 10 tahun ke depan.

Halaman