Berita

Anda di sini

Depan / Berita


Berita Nusa Tenggara Timur

Pesan penting dari Sumba untuk Dunia di COP 22



“Kalau ingin melihat bagaimana praktek 100% energi terbarukan dilaksanakan di lapangan, silahkan tengok sendiri di desa saya di Sumba. Semua yang di hadir sini hari ini boleh datang.”, ujar Umbu Janji. Tawaran ini disambut dengan tawa dan tepuk tangan oleh para peserta konferensi tingkat tinggi internasional 100% Renewable Energy for 1.5 Degree, di COP 22 di Maroko, minggu lalu.

Memotret Ragam Pengetahuan Dari Lapangan



Sekilas suasana siang itu seperti sedang dalam sakramen Perjamuan Kudus yang dilaksanakan di gereja. Ada cawan kecil yang diedarkan keseisi ruangan dan masing-masing orang meminum dari cawan yang sama. Ekspresi berberda-beda terpancar dari wajah setiap orang yang menikmatinya.

Menjaga Asa menuju Sumba Terang



Walau berpenduduk hanya 685 ribu jiwa berdasarkan sensus tahun 2010 atau sekitar 0,2 persen dari total populasi Indonesia, Pemerintah Indonesia menjadikan Sumba sebagai contoh pemanfaatan energi baru terbarukan bagi Indonesia. Saat ini, penduduk sumba yang terjangkau listrik sebesar 42%. Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan berbagai lembaga internasional berambisi untuk memberi fasilitas listrik ke seluruh penduduk Sumba dengan 100% bersumber dari pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di tahun 2025, sekitar 10 tahun ke depan.

Menelisik Pentingnya Sinkronisasi SDM dan SDA dalam Pengelolaan EBT Berbasis Komunitas



Sejenak ruangan menjadi senyap, sesaat setelah dokumenter berdurasi 30 menit itu selesai. Para peserta hanya bisa saling tatap. Campur aduk perasaan seolah menyatu dengan suhu di Wisma Solapora, Waibakul - Sumba Tengah yang beranjak hangat. Hari itu, Selasa 22 November 2016, Yayasan BaKTI berkesempatan memfasilitasi Diskusi dan Pemutaran Film Dokumenter berjudul “Asa Dari Cahaya”.

Tenunan vs PLTS - Inspirasi Model Bisnis EBT



Pernahkan kita membayangkan suatu saat di Sumba, orang membeli PLTS skala kecil  dengan menggunakan kain tenun? Mungkin bagi sebagian kita akan merasa heran atau justru malah tertarik menerapkan sistem barter masa lalu ini ke dalam model-model bisnis pengelolaan dan pemanfaatan energi baru terbarukan khususnya untuk penyediaan listrik yang mudah dan murah.  Ternyata, kearifan lokal atau kondisi setempat tentu saja menjadi aset luar biasa yang dapat dimanfaatkan dalam implemetasi sebuah program pemberdayaan komunitas.

Terangi Pulau Sumba dengan Energi Terbarukan



KUPANG, NETRALNEWS.COM - Pulau Sumba, sebuah pulau besar yang memiliki empat Kabupaten, yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah dengan luas wilayah mencapai 10.710 kilometer persegi.

Pulau Sumba merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal dengan toleransi umat beragamanya.

Pendanaan Dan Investasi Menjadi Tantangan Sumba Iconic Island



EBTKE-- Tantangan masih menghantui Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis Energi Terbarukan (Sumba Iconic Island).

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar target yang telah ditetapkan dan disepakati dalam Rapat Komite Pengarah Program Sumba Iconic Island pada tanggal 4 November 2015 di Surabaya, yaitu Skenario Pencapaian 95 persen Rasio Elektrifikasi dan Pencapaian 65 persen Bauran Energi Terbarukan di Pulau Sumba pada tahun 2020, dapat dicapai.

Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis Energi Terbarukan



EBTKE-- Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis Energi Terbarukan memasuki Rapat Pleno yang ke - 11. Rapat Pleno dilaksanakan di Kupang, Kamis, 03 November 2016.

Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan merupakan suatu kegiatan yang telah diinisiasi sejak tahun 2010 oleh Kementerian ESDM dan Hivos.

Halaman