FGD Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Energi Terbarukan di SMKN 1 Pringgabaya

Anda di sini

Depan / FGD Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Energi Terbarukan di SMKN 1 Pringgabaya

Pesan peringatan

Not able to connect with Facebook

FGD Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Energi Terbarukan di SMKN 1 Pringgabaya

Selamat datang di Sekolah kami, sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang paling jauh dan berada di ujung timur pulau Lombok” Ungkap Kepala Sekolah saat memberikan sambutan selaku tuan rumah yang menjadi lokasi kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Energi Baru Terbarukan (TET).
Sekolah tempat acara Focus Group Discussion  (FGD)  MGMP termasuk salah satu dari 12 sekolah SMK yang menjadi pilot project Peka Sinergi yang mendapat bantuan dari MCA-Indonesia. Acara pertemuan rutin yang selalu berpindah-pindah. Kegiatan FGD MGMP ini sudah dilakukan selama enam kali pertemuan. Yang sebelumnya diadakan di SMK 2 Kuripan.
Hari rabu tanggal 15 Februari 2017 bertepatan dengan libur nasional dalam rangka PILKADA serentak, di jadikan waktu yang tepat untuk mengadakan MGPM lanjutan. Dalam FGD ini ada beberapa agenda yang menjadi pembahasan rutin, diantaranya Over view SMK TET dan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang menjadi syarat administrasi para pengajar.


Perkembangan  terkini dalam sektor energi terbarukan yang semakin berkembang, dan ini menuntut setiap lembaga pendidikan untuk selalu menyiapkan sumberdaya Manusia (SDM) yang terdidik dan terlatih. Disamping itu setiap sekolah yang bergerak di bidang TET harus siap bersaing dipasar  kerja global. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam sertifikasi kompetensi kerja, agar mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang diakui baik secara nasional maupun internasional. Sebelum SKKNI Energi Terbarukan terbentuk, sistem sertifikasi untuk TET mengacu pada  Standar Kompetensi Kerja Khusus Energi Terbarukan (SKKK-ET).
Dalam pemaparannya ibu Rina selaku tim dari PEKA SINERGI mengungkapkan bahwa “100 SMK yang menjadi program pemerintah di bidang TET, program ini dicanangkan guna menjawab kebutuhan pasar kerja yang masih kekurangan tenaga dalam bidang TET”  Sekolah yang dicanangkan oleh pemerintah sebanyak 100 SMK ini menjadi tantangan sekaligus menjadi keuntungan bagi 12 sekolah pilot project.
Tantangannya adalah, ke 12 sekolah akan mendapatkan daya saing terutama dalam kesempatan dalam dunia pasar tenaga kerja. Untuk menjawab tantangan tersebut perlu adanya peningkatan mutu bagi 12 SMK, sehingga menjadi sekolah yang siap bersaing di dunia pasar global. Selain tantangan, bisa juga berpeluang menjadi keuntungan, dikarenakan Lombok memiliki 12 sekolah pilot project yang nantinya bisa menjadi sekolah unggulan dari 100 sekolah yang dicanangkan pemerintah.


Dalam acara FGD ini dilanjutkan dengan penyampaian materi sekaligus pelatihan pengisian form mengenai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). SKP ini adalah salah satu unsur di dalam penilaian prestasi kerja PNS. Rencana kerja dan target yang akan dicapai menjadi salah satu bagian dalam penyusunan SKP oleh seorang Pegawai dan merupakan salah satu syarat administrasi para pengajar.
Rangkaian kegiatan MGMP ini merupakan bagian dari upaya dalam meningkatkan kesiapan sekolah untuk mengembangkan Teknik Energi Terbarukan. Teknik Energi Terbarukan nantinya menjadi jawaban atas permasalahan global terkait isu emisi CO2 yang menjadi salah satu penyebabnya adalah penggunaan bahan bakar fosil.

 

Feedback
Share This: